
sudah puas aku menunggu...kini tiba masanya aku pergi dari hidupmu...aku ibaratkan menunggu bulan jatuh ke riba...ibarat menunggu sang putera datang untuk menikahi ku tetapi penantian itu hanya sia-sia...aku begitu setia menunggumu tetapi engkau sewenang-wenangnya menduakan cinta dan kasih sayangku terhadapmu...aku bukan tunggul untuk diperlakukan sedemikian...aku manusia yang punya hati dan perasaan....aku tahu erti sakit dan perit...engkau membuat kau bencikan percintaan...dengan kebencian itu,aku berlari sejauh mana aku mampu untuk melupakan dirimu dan aku mahu mencari ketenangan...biarkan cinta kita menjadi satu kenangan.